Sabtu, 18 Februari 2017

River Tubing di Desa Pandansari


Sudah lama ingin maen air di sini. Alhamdulillah liburan kali ini akhirnya bisa kesampaian juga. Yups... kali ini kita akan ber-river tubing-ria. Tepatnya di desa wisata Pandansari Kecamatan Warung Asem Kabupaten Batang. 


Dari rumah pohon perjalan kami lanjutkan menuju Desa Wisata (Deswita) Pandan Sari untuk bermain river tubing. Tidak sulit menemukan Deswita Pandan Sari karena letaknya tak begitu jauh dari Pasar Pandan Sari.

Sesampainya di desa wisata, saya langsung menuju base camp-nya. Disana sudah ada pengurus (saya sebut pengurus aja ya hehehe...) yang menyambut rombongan saya. Setelah bertanya-tanya seputar river tubing, ternyata disana ada beberapa paket wisata petualangan dan edukatif yang ditawarkan. Diantaranya yaitu:
  1. Paket Tubing (minimal 10 orang) Rp. 50.000/orang dengan fasilitas: perlengkapan tubing, makan dan teh hangat, guide, opak sambel, tubing trip 4 km. 
  2. Paket Outbond Dewasa (minimal 20 orang) Rp. 75.000/orang dengan fasilitas: 5 game outbond, makan dan teh hangat, Tubing trip 4 km, guide, opak sambel.
  3. Paket Outbond Anak (minimal 20 anak) Rp. 45.000/anak dengan fasilitas: 5 game edukatif, makan dan teh hangat, Tubing/rafting 300 m, guide, opak sambel.
  4. Daaaaan..... masih banyak paketan yang lainnya.
Udah ah ngomongin paket-paketannya. Sekarang saatnya beraksi.

Rombongan yang ikut tubing ada 6 orang. Yaitu saya, keponakan saya yang bernama Hamdi dan Syifa, adik saya Ceria dan suaminya serta kakak ipar saya Mas tarmono. Berhubung jumlah tidak ada 10 orang maka harga river tubingnya berbeda dengan harga paketnya.  Kalau tidak salah per orangnya Rp. 65.000.

Masing-masing dari kami memilih helm, pelampung dan sepatu karet yang sudah disiapkan. Ngga perlu khawatir... banyak pilihannya kok. Bisa disesuaikan dengan ukuran kita.
Naik Pick Up pegangan yang kenceng ya...
Selanjutnya, kami menaiki mobil pick up. Bagian atasnya dipasang bambu sebagai tempat untuk meletakkan ban-ban karet yang akan kita gunakan untuk tubing.

Let's go... kita menuju tempat start tubing dengan pick up. Jangan heran ya... karena lokasinya sekitar 4 km-an dari base camp Deswita.

Perjalannya lumayan ekstrim. Berasa ikutan off road. Badan terguncang ke kanan dan ke kiri. Namun... terhibur dengan pemandangan yang indah.

Sampai di tempat, sebelum nyemplung ke sungai ada simulasi singkatnya. Dipimpin oleh salah serang tour guide nya kami diajari berbagai hal. Mulai dari informasi seputar karakteristik sungai (lebar, panjang dan ketinggian sungai), cara duduk, posisi kaki dan tangan dan hal-hal yang boleh kita lakukan dan yang tidak boleh kita lakukan selama tubing. Diakhiri dengan doa bersama. 
Perhatikan baik-baik instruksi tour guidenya ya...
Bismillahirrohmanirrohiim....

Semua menempati ban masing-masing. Dan...wuss badan kita diombang-ambingkan oleh arus sungai yang lumayan deras. Adrenalin mulai meningkat. Menegangkan namun sekaligus menyenangkan. Apalagi saat melewati jeram.

Oya, tidak usah khawatir. Karena kita selalu didampingi oleh beberapa tour guide dan team regu penyelamat. Selain itu, kedalaman sungainya juga hanya berkisar 50 cm s/d 100 cm.  




Akhirnya setelah sekitar empat puluh menitan menyusuri sungai, river tubing berakhir juga. Kembali ke daratan dan bergegas kembali menuju base camp untuk mandi dan berganti pakaian. Maklum, pakaian yang kita gunakan untuk tubing dijamin 100 % basah.

Di base camp, teh anget dan opak sambel sudah menanti. Nasi box pun sudah tersedia. River tubing ini benar-benar menguras energi. Dijamin deh, temens-temens pasti pada laper hehehe....
Teteup eksis meski basah kuyup :)
Alhamdulillah... semuanya berkesan. Sampai jumpa di postingan selanjutnya yaaaa....


Jumat, 30 Desember 2016

Rumah Pohon Destinasi Wisata Baru



Jalan-jalan saya selanjutnya adalah menuju Wana Wisata Rumah Pohon di Desa Tombo Kecamatan Bandar Kabupaten Batang. Perjalanan menuju tempat wisata ini cukup menantang karena kita akan melewati tanjakan dan turunan yang tidak sedikit. Namun semua terbayar lunas dengan kebersihan dan keelokan alamnya.

Memasuki area Wana Wisata Rumah Pohon ini, kita disambut dengan area parkir yang sangat luas. Mirip lapangan bola hehehe.... Meski begitu, deretan mobil dan sepeda motor banyak terpakir di sana.

Untuk menuju rumah pohon kita harus membayar tiket masuk sebesar Rp. 5.000/ orang. Dari loket menuju rumah pohon, kita harus berjalan beberapa meter melalui jalan setapak. Uniknya, di sepanjang jalan setapak dipasang beberapa ornamen bunga-bunga plastik dan ranting yang disusun sedemikian rupa berbentuk hati.
Bayar tiket masuknya di sini
Narsis ala-ala keponakan saya
Ayo... semangat mah. sebentar lagi sampai!
Sampai di atas, saya tidak melihat adanya rumah pohon. Hanya deretan ayunan dari kayu, bangku kayu panjang dan .... sebuah bangku dengan aksen kayu berbentuk hati yang dihiasi bunga-bunga. Tapi... background-nya itu loh, hamparan perbukitan hijau yang "Masya Allah" indaaaaaaahhhh banget.
Bangku cinta :D
Ternyata, untuk menuju rumah pohon kita harus menuruni beberapa anak tangga. Terhitung ada dua rumah pohon disini. Hmmm... jangan bayangkan rumah pada umumnya ya hehehe...
Jalan menuju rumah pohon
Ini rumah pohonnya
Foto... foto...
Menurut saya, yang jadi juara di sini adalah pemandangannya. Bagi pecinta fotografi, Rumah Pohon salah satu destinasi tempat hunting foto yang  patut dikunjungi. Argh.... semakin pengen punya kamera DSLR :( 


Wisata Alam Sikembang



Liburan kali ini bersyukur sekali dapat mengunjungi salah satu tempat wisata alam yang sedang happening saat ini. Yups... Wisata Alam Sikembang atau yang lebih dikenal dengan Kembang Langit. Tempat wisata ini berada di Desa Kembang Langit Kecamatan Blado Kabupaten Batang.

Sepanjang perjalanan menuju Sikembang, kita disuguhi pemandangan yang indah dan udara khas pegunungan yang sejuk. Dijamin perjalanan tidak membosankan.
Gerbang Wisata Alam Sikembang
Memasuki area wisata, kita akan menjumpai gapura dan tulisan Sikembang. Deretan pohon pinus yang menjulang gagah seakan menyambut kedatangan kami hehehe... 

Wah, ternyata meski datang agak pagi ternyata tempat wisata alam Sikembang ini sudah banyak pengunjungnya. Oya, tiket masuk nya hanya Rp. 5.000/ orang. 
Masih pagi area parkirnya sudah penuh
Ada apa aja sih di sini??? Penasaran yaaaaa....
Pastinya disini banyak spot yang keren banged untuk selfi hehehe.... Diantaranya:
  • Gardu Pandang
  • Jembatan bambu
  • Payung-payung manis nan manja yang tergantung indah
  • Hammock bertingkat 3
  • Saung untuk beristirahat
Buat temans yang hobi dengan fotografi, tempat ini dijamin bisa memuaskan hasrat fotografi temans semua. Tidak hanya itu, tempat ini juga menyediakan oksigen murni yang menyegarkan paru-paru kita hehehe....

Dan begitupun saya, udah deh langsung jeprat sana jepret sini. Cobaaaa aja kalau punya kamera DSLR. Hadeuuuhhh....
Gardu pandang
Pemandangan dari gardu pandang
Jembatan bambu
Coba aja payungnya lebih banyak lagi...
Lumayan ngantri buat foto disini
Khusus untuk hammock, kita perlu sedikit bersabar jika ingin berfoto disini. Karena antrean yang cukup panjang. Oya, jangan lupa meminta nomor antrian pada petugas disana. Karena kita baru bisa memakai hammock jika nomor antrian kita sudah dipanggil. 

Puas berfoto-foto, bagi yang membawa bekal bisa menikmatinya di saung- saung yang tersedia. Temans, udara pegunungan yang sejuk membuat kita mudah sekali lapar. Jadi, saran saya jangan lupa bawa bekal. Nasi timbel, ayam goreng, lalap dan sambal... nikmat.

Bagi temans yang tidak membawa bekalpun ngga usah risau. Karena di dekat pintu masuk ada warung-warung yang menjajakan anekan makanan. Nasi megono dan gorengan pun ada. Soal harga... pastinya terjangkau.

Bagaimana??? Tertarik untuk mengunjungi Wisata Alam Sikembang??? Pastinya yaaaaa. Have a nice holiday temans.


Bakti Sosial Sembako Murah dan Pakaian Pantas Pakai Dalam Rangka Ta'sis Ma'had Islam ke 74


Hiduplah Ma'had Islam...
Perguruan kita...
Lahir dengan kejayaan...
Karunia Tuhan....

Penggalan syair di atas adalah Mars Ma'had Islam. Lagu yang menggelorakan semangat, harapan dan pengabdian.

Pengabdian kepada Allah dengan semangat untuk mencerdaskan bangsa dengan harapan generasi penerus ini mampu menegakkan agama Allah di muka bumi ini.

Temans, alhamdulillah di bulan November yang lalu, Perguruan Ma'had Islam Pekalongan memperingati hari jadinya yang ke 74. Rangkaian kegiatan pun telah dipersiapkan. Mulai dari bakti sosial sembako murah dan pakaian pantas pakai, pasar jajan dan pentas seni, ziarah ke makan tokoh pendiri Ma'had Islam, pertandingan sepak bola persahabatan alumni vs guru dan karyawan Ma'had Islam, pawai ta'sis Ma'had Islam dan yang terakhir tanggal 8 November adalah upacara.

Kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang kegiatan Bakti Sosial Sembako Murah dan Pakaian Pantas Pakai yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu di lingkungan Sekolah Alam.

Kegiatan Bakti Sosial Sembako Murah dan Pakaian Pantas Pakai ini adalah kegiatan yang pertama dilaksanakan dalam rangkaian Ta,sis Ma'had Islam ke 74 ini. Bertempat di Kampus Sekolah Alam Ma'had Islam yang berada di jalan Truntum Krapyak Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum'at, 28 Oktober 2016. Jam 13.30 s/d selesai.

Alhamdulillah, meski ditemani rintik hujan namun kegiatannya berjalan lancar dan mendapat sambutan yang meriah dari masyarakat sekitar sekolah alam.

Beberapa keseruan yang terjadi pada kegiatan Bakti sosial yang tertangkap kamera hape saya hehehe.... Let's check this out!

Warga sudah antri di depan gerbang
Langsung diserbu pakaian pantas pakainya
Dipilih... dipilih....
Paket sembako murah
Pembelian dengan kupon
Wah... untung berapa bu :D

Temans, semua keuntungan yang didapatkan dalam kegiatan ini akan digunakan untuk pembangunan gedung Kelompok Bermain Ma'had Islam yang baru.  Mohon doanya ya, semoga segera terealisasi dan berharap gedung yang baru akan membawa keberkahan. Amin....


Kamis, 17 November 2016

Nasi Goreng Jagung dan Wortel Ala Dapur Teh Cici


 

Berjumpa lagi di Dapur Teh Cici. Kali ini kita akan membuat nasi goreng. Tapi bukan nasi goreng biasa. Karena selain dimasak dengan penuh cinta, nasi goreng ini juga lengkap dengan sayuran. Saya menamakan masakan ini Nasi Goreng Jagung dan Wortel.

Nasi goreng ini saya sajikan untuk anak-anak didik saya di Kelompok Bermain Ma'had Islam. Cocok untuk anak-anak karena kandungan gizinya insyaAllah lengkap. Mulai dari karbohidrat yang berasal dari nasi, protein hewani dari telur dadar, dan tentu saja serat dan vitamin dari wortel dan jagung.

Penasaran??? Yuk kita buat!

Bahan-bahan yang diperlukan:
  • Nasi (kali ini saya memasak dari 3/4 kg beras)
  • 1/4 kg Wortel, dikupas dan dipotong dadu.
  • 2 buah jagung manis diserut kasar
Bumbu-bumbu yang harus disiapkan:
  • 6 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • Kecap manis
  • Mentega secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam secukupnya
Toping pelengkap:
  • Telur dadar yang diiris tipis (saya membuatnya dari 4 butir telur ayam).
Cara Membuat:
  1. Haluskan bawang merah dan bawang putih.
  2. Panaskan mentega, lalu tumis bumbu yang sudah dihaluskan sampai harum.
  3. Masukkan wortel dan jagung manis, tumis bersama bumbu, tambahkan air secukupnya (ingat... secukupnya ya, jangan banyak-banyak).
  4. Tambahkan garam dan gula secukupnya. Setelah tumisan matang dan kering (kandungan airnya telah habis), masukan nasi, tambahkan kecap manis aduk terus hingga rata.
  5. Jangan lupa untuk dicicipi ya. Jika kurang asin, garam bisa ditambahkan.
  6. Daaan... nasi goreng jagung dan wortel siap untuk dihidang. Jangan lupa untuk menambahkan telur dadar diatasnya.
  7. Selamat menikmati...
Nasi goreng siap dihidangkan
nyam...nyam...
Oya, sekedar saran. Resep diatas saya buat untuk anak-anak kelompok bermain. Jadi rasa disesuaikan dengan mereka. 

Buat teman-teman yang suka rasa pedas juga bisa ditambahkan merica bubuk atau sambal botolan. Begitu pula dengan sayurannya. Bisa ditambahkan kacang polong atau irisan buncis. Jadi semakin berwarna nasi gorengnnya.

Semoga bermanfaat...

Sabtu, 12 November 2016

Perpanjangan STNK


Bagi saya, memasuki bulan November berarti waktunya memperpanjang STNK. Alhamdulillah, disela-sela kesibukan sekolah yang padat menjelang Peringatan Hari Jadi Perguruan tempat saya mengabdi, saya masih dapat melaksanakan kewajiban saya tersebut. 

Perpanjangan STNK ini saya lakukan di Samsat Cepat/ Samsat Drive Thru Kota Pekalongan yang berada di jalan Pemuda no. 50. Bersebelahan dengan Masjid Asyuhada Pekalongan..
Persyaratan dan jam pelayanan Samsat Cepat
Bagi teman-teman yang akan memperpanjang STNK, syaratnya gampang banget. Berkas yang harus disiapkan yaitu:
  • BPKB asli
  • STNK asli
  • KTP asli
Semua berkas ditumpuk jadi satu, lalu dikumpulkan di loket. Tunggu sebentar, setelah itu nama kita akan dipanggil. Kita akan diberitahu berapa nominal biaya yang harus dibayar. Usahakan membayar dengan uang pas ya. 

Oya, biaya yang kita keluarkan sama persis dengan yang tertera di STNK. tidak lebih tidak kurang. Jadi... semua transparan dan no pungli hehehe...

Setelah membayar, semua berkas yang kita kumpulkan tadi akan dikembalikan kepada kita plus STNK yang baru.
Proses perpanjangan STNK SELESAI!!!
Samsat Cepat Kota Pekalongan
Nominal yang dibayar sama dengan yang tertera di STNK
Saya tidak menyangka perpanjangan STNK saya kali ini sangat cepat. Tidak sampai sepuluh menit lho. Selain berkat rahmat dan kasih sayang Allah, mungkin juga karena saya datang di pertengahan minggu (hari Kamis) dan waktunya pun tidak terlalu pagi dan tidak terlalu siang (sekitar jam setengah sebelas).

Nah, bagi teman-teman yang STNK nya hampir habis, ayo jangan lupa segera diurus ya. 

Jadwal Pelayanan Samsat Cepat Kota Pekalongan:
  • Senin - Kamis jam 08.00 s/d 14.00 istirahat jam 12.00 s/d 13.00
  • Jum'at jam 08.00 s/d 14.00 istirahat jam 11.30 s/d 13.00
  • Sabtu jam 08.00 s/d  12.00 tanpa istirahat
  • Minggu dan hari besar lainnya tutup

Semoga bermanfaat.

Kamis, 03 November 2016

Tempe Krispy Kriuk-Kriuk Ala Dapur Teh Cici



Berjumpa lagi di dapur Teh Cici. Menu yang akan kita buat kali ini adalah tempe krispy kriuk-kriuk. Ide awalnya adalah ingin mengenalkan anak-anak di sekolah tentang ragam makanan. Termasuk di dalamnya tempe. 

Namun, terkadang anak kurang berselera jika tempe hanya digoreng seperti bisa. Jadi, kita buat varian tempe yang lain dari pada yang lain yaitu tempe krispy kriuk-kriuk. Menu yang sederhana namun rasanya yummy. Ukuran potongan tempe pun disesuaikan dengan anak-anak. Sekali hap tinggal dikunyah. hehehe...

Yuk kita buat!

Bahan-bahan yang kita perlukan:
  1. Tempe (saya pakai 1/2 papan tempe)
  2. Tepung bumbu serba guna (saya menggunakan yang kemasan 250 gr)
  3. Air secukupnya untuk membuat adonan basah
  4. Minyak goreng
Cara membuat:
  1. Potong tempe berbentuk dadu. Ngga ada ukuran bakunya tapi ya kira-kira 2,5 cm X 2,5 cm. 
  2. Kita buat adonan basah nya dulu: Ambil mangkok atau baskom, letakkan kurang-lebih 3 sendok makan muncung tepung serba guna. Tambahkan air secukupnya lalu aduk hingga tercampur rata. Adonan tepung ini tidak terlalu encer juga tidak terlalu kental. Yaaaahhh mirip-mirip adonan tepung pisang goreng.
  3. Masukkan potongan tempe kedalam adonan basah. Aduk-aduk hingga semua potongan tempe terlumuri adonan basah. Diamkan sesaat.
  4. Selanjutnyan kita siapkan adonan keringnya: siapkan baskom, masukkan sisa tepung serba guna kedalamnya. 
  5. Ambil potongan tempe yang tadi di rendam adonan basah. Aduk-aduk hingga tempe benar-benar terselimuti tepung. Oya, supaya tepung benar-benar menutupi tempe, saya tidak mengaduk menggunakan sendok. Tapi saya guncang-guncang baskom yang berisi tempe dan tepung. Mirip-mirip gerakan mengayak tepung. Pastikan potongan tempe yang satu dengan potongan tempe yang lainnya tidak menempel.
  6. Panaskan minyak, goreng tempe hingga kuning kecoklatan lalu angkat dan tiriskan.
  7. Tempe krispy kriuk-kriuk siap dihidangkan. Paling nikmat disantap dalam keadaan hangat.


Selamat mencoba...