Laman

Selasa, 27 Mei 2014

Study Banding ke Pesantren Tazakka


It's jalan-jalan time. Hehehe... sebetulnya ngga juga sih. Ceritanya hari Ahad, 18 Mei yang lalu, saya dan beberapa guru perwakilan dari setiap sekolah yang ada di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Ma'had Islam mulai dari KB, TK sampai SMA mengadakan kegiatan study banding ke Pondok Modern Tazakka yang berlokasi di Desa Sidayu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Perjalanan dimulai dengan kumpul terlebih dahulu di Kospin Jasa Pusat. Rombongan study banding kali ini berjumlah 49 orang yang terdiri dari kepala sekolah dan guru serta 3 orang pengurus yayasan. Sekitar jam 11.30 kami berangkat dengan menumpang sebuah bus.

Di tengah perjalanan kami beristirahat sebentar untuk melaksanakan sholat dhuhur di Masjid Baabussalam Bandar. Masjidnya adem, airnya lebih adem lagi. Berasa lagi di Bandung (dinginnnnn...) Selesai sholat dan makan siang, perjalanan pun kami lanjutkan kembali.

Akhirnya, kami sampai juga di Pondok Modern Tazakka. Kami disambut dengan bangunan masjid megah nan indah.

Masjid Az Zaky
O'ya, sebelumnya kami seluruh peserta study banding dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah kelompok kepala sekolah dengan pimpinan rombongan kepsek SMA Islam, kelompok kedua adalah guru-guru yang difokuskan pada sistem pengajaran dengan ketua rombongan Ustadz Hanafi dan kelompok ketiga beranggotakan guru-guru yang difokuskan pada sistem pengasuhan dengan ketua rombongan Ustadzah Emmy.

Beberapa saat setelah kami menginjakkan kaki di Pondok Modern Tazakka, kami diminta untuk segera menuju ruang pertemuan. Ustadz Anang Rikza Masyhadi, MA selaku pimpinan Pondok Modern Tazakka beserta stafnya menyambut kami dengan baik.

Dalam ruangan pertemuan, kegiatan kami adalah mendengarkan pemaparan Ustadz Anang tentang berbagai hal yang berkaitan dengan Pondok Modern Tazzaka meliputi sistem pendidikan, kurikulum, orientasi pendidikan dll.

Pondok Modern Tazakka, menggunakan kurikulum yang sama dengan Pesantren Gontor di Jawa Timur atau bisa dikatakan bahwa Pondok Tazakka ini merupakan Pondok Modern afiliasi dari Pesantren Gontor. Pimpinan pondok dan asatizd-nya pun sebagian besar merupakan alumni dari Gontor.

Pondok Modern Tazakka saat ini membuka pendaftaran santri baru yanga nantinya akan di tempatkan dalam dua jenjang yang berbeda. Jenjang yang pertama adalah kelas biasa (setara SMP) dengan masa belajar 6 tahun. Kelas ini dibuka untuk anak-anak tamatan SD atau Madrasah Ibtidaiyah yang ingin melanjutkan pendidikannya di pondok.

Jenjang yang kedua adalah kelas intensif (setara SMU) dengan masa belajar empat tahun. Kelas ini dibuka bagi lulusan SMP atau Madrasah Tsanawiyah yang ingin melanjutkan pendidikannya di pondok.



Kegiatan di dalam ruang pertemuan kami hentikan sejenak untuk melaksanakan sholat Ashar berjamaah di Masjid Az Zaky. Sttt... saya paling betah di masjid (soalnya berasa tenang, uademmm dan suejuuuk hehehehe).

Di dalam Masjid Az Zaky
Selesai sholat, kegiatan kami selanjutnya adalah berkumpul menurut kelompok yang sudah ditentukan, lalu mengamati aktivitas santri sore itu dipandu oleh asatidz Pondok Modern Tazakka.

Untuk kelompok saya, Ustadz Anang sendiri yang menjadi pemandunya. Beliau menjelaskan berbagai hal mulai dari rekruitmen tenaga kependidikan, penegakan kedisiplinan sampai pencarian sumber dana dan donatur. Sesekali diselingi dengan tanya jawab.



Kunjungan kami di Pondok Modern Tazakka ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan. Alhamdulillah... banyak ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan. Dan berharap semoga lain waktu bisa mengunjungi tempat ini lagi.

Penyerahan cendramata oleh Ustadzah Anisia K Masyhadi

Penasaran dengan profil lengkap Pondok Modern Tazakka??? Silahkan berkunjung disini.







Senin, 26 Mei 2014

Esok Kan Bahagia

Lagi seneng banged sama lagu ini. Selain enak didengar, lirik lagunya juga bagus banged. Setidaknya bisa memotivasi siapa saja yang mendengarkan agar bisa ber-positive thinking dengan apapun masalah yang sedang dihadapi.

Meski dengan mendengarkan lagu ini masalah yang kita hadapi belum tentu menemukan solusinya, setidaknya tidak akan menambah kegalauan kita.

Lagu dengan judul "Esok Kan Bahagia" ini dinyanyikan secara apik oleh D'Masiv featuring Ariel Noah, Giring Nidji dan Momo Geisha.

Penasaran.... Yuk, let's check this out!




Kesedihan hari ini
Bisa saja jadi bahagia esok hari
Walau kadang kenyataan
Tak selalu seperti apa yang diinginkan

Dan kuiklaskan sgalanya
Keyakinan ini membuatku bertahan

Hidup yang kujalani
Masalah yang kuhadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya

Walau kadang kenyataan
Tak selalu seperti apa yang diinginkan

Kan kuserahkan semuanya
Keyakinan pada-Nya menjadikan ku tenang

Hidup yang kujalani
Masalah yang kuhadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya
 
Ku kan terus berjuang
Ku kan terus bermimpi
Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah

Harus yakin pasti bisa

Hidup yang kujalani
Masalah yang kuhadapi
Semua yang terjadi
Pasti ada hikmahnya

Ku kan terus berjuang
Ku kan terus bermimpi
Tuk hidup yang lebih baik
Tuk hidup yang lebih indah

Kesedihan hari ini
Bisa saja jadi bahagia esok hari


Jumat, 16 Mei 2014

Napak Tilas Ala Teh Cici

Postingan yang tertunda. Dan tertundanya lumayan lama pula hehehe. Kali ini saya akan bercerita tentang jalan-jalan saya ke almamater saya yaitu Universitas Pendidikan Indonesia UPI yang berlokasi di kota Bandung.

Awalnya saya tidak berencana untuk berkunjung ke UPI. Namun, setelah bertemu dengan sahabat saya, Nining di Masjid Darut Tauhid akhirnya saya memutuskan untuk mampir ke UPI (karena letaknya tidak terlalu jauh dari Ponpes Darut Tauhid). 

Sebetulnya pengen banget ngajak Nining buat keliling kampus. Tapi kalau lihat kondisinya yang pasca kecelakaan jadi ngga tega. Akhirnya ya... jalan sendiri deh.

Saya masuk ke kampus melalui gerbang bawah. Wah, banyak sekali perubahannya. Mulai dari bangunan Masjid Al Furqon yang tambah megah, juga taman dan jalan berundak menuju gedung Parter (gedung rektorat) atau lebih familiar dengan sebutan ISOLA.

Gedung ISOLA tampak anggun dan megah. Gedung peninggalan Belanda ini terlihat sangat terawat dikelilingi dengan taman nan cantik.

Gedung Isola

Saya  ^_____^
Puas memandangi keindahan gedung Isola plus minta tolong mahasiswa yang lewat buat motoin saya, perjalanan pun berlanjut. Tentu saja menuju gedung Fakultas Ilmu Pendidikan tempat saya selama kurang lebih lima tahun menuntut ilmu.

Pikiran saya melayang mengingat-ingat masa-masa kuliah dulu. Bahkan jalan yang sedang saya lalui ini adalah jalan yang biasa saya lewati masa itu. Kontur jalan yang menanjak dan pohon-pohon besar di kanan kiri jalan tidak ada yang berubah. Yang berubah adalah ada beberapa gedung baru yang pastinya tampak megah.

Sampai di depan gedung fakultas, saya terdiam agak lama. Mengamati dengan seksama gedung megah yang selalu  rindang. Jadi teringat saat menjadi mahasiswa, pusing di himpunan mahasiswa jurusan, rapat-rapat, diskusi dan persentasi tugas tiap mata kuliah sembilan tahun yang lalu.

Gedung Fakultas Ilmu Pendidikan

Perpustakaan

Berhubung hari sabtu, kampus terasa begitu lengang. Jadi saya bebas berkeliling gedung Fakultas Ilmu pendidikan. Lelah berjalan, saya memutuskan untuk beristirahat di depan gedung perpustakaan yang letaknya tepat di depan gedung Fakultas Ilmu Pendidikan.

Di gedung ini juga saya banyak menghabiskan waktu saat kuliah. Terutama saat mengerjakan tugas-tugas dari dosen baik itu tugas individu maupun tugas kelompok. Kalaupun tidak, gedung perpustakaan sering saya dan teman-teman gunakan untuk tempat berkumpul saat janjian.

Dulu, di depan perpustakaan tidak disediakan kursi taman. Biasanya saya dan teman-teman duduk di jejeran anak tangga perpustakaan jika sedang menunggu. Sekarang, tampak beberapa kursi taman tersedia. 

Hampir lima belas menitan saya duduk. Sesekali berpindah pandangan antara gedung perpustakaan dan gedung fakultas. Terlintas kembali keinginan untuk melanjutkan kuliah ke jenjang S2 jurusan PAUD. Hadeh.... jadi galau lagi. Smoga tercapai... amin...