Selasa, 26 April 2011

ETIKA BERDOA



Sebagai hamba Allah yang lemah, pasti kita akan selalu berdoa. Karena dalam kehidupan ini untuk meraih sebuah kesuksesan tidak hanya tergantung pada usaha saja. Melainkan kolaborasi yang solid antara usaha dan doa. Nah, dalam berdoa, kita juga harus memperhatikan adab dan etikanya agar doa yang kita panjatkan diijabah oleh Allah SWT. Berikut adalah beberapa etika dalam berdoa. 

1. Terlebih dahulu sebelum berdoa hendaknya memuji  kepada Allah kemudian bersalawat kepada nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pernah mendengar seorang lelaki sedang berdoa dalam sholatnya, namun ia tidak memuji kepada Allah dan Nabi SAW. Maka Nabi bersabda kepadanya; “Kamu telah tergesa-gesa wahai orang yang sedang sholat. Apabila kamu selesai sholat, lalu kamu duduk, maka memujilah kepada Allah dengan pujian yang layak bagiNya, dan bersalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah.” (HR. At Tirmidzi, dan di-shahihkan oleh Al-Albani)

2. Mengakui dosa-dosa, mengakui kekurangan (keteledoran diri) dan merendahkan diri, khusyu’, penuh harapan dan rasa takut kepada Allah disaat kita berdoa. 

3. Berwudlu sebelum berdoa,  menghadap kiblat, dan mengangkat kedua tangan saat berdoa. 

4. Benar-benar (meminta sangat) di dalam berdoa dan berbulat tekad di dalam memohon. Rasulullah SAW bersabda: “Apabila kamu berdoa kepada Allah, maka bersungguh-sungguhlah di dalam berdoa, dan jangan ada seorang kamu mengatakan : ‘Jika Engkau menghendaki maka berilah aku’. Karena sesungguhnya Allah itu tidak ada yang dapat memaksaNya."  
Dan di dalam satu riwayat disebutkan:  “ Akan tetapi hendaklah ia bersungguh-sungguh dalam memohon dan membesarkan harapan, karena sesungguhnya Allah tidak merasa berat karena sesuatu yang Dia berikan." (Muttafaq ‘alaih) 

5. Menghindari doa buruk terhadap diri sendiri, anak, dan harta. Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah sekali-kali kamu mendoakan buruk terhadap diri kamu,  dan juga terhadap anak-anak kamu, dan pula terhadap harta kamu, karena khawatir doa kamu bertepatan dengan waktu dimana Allah mengabulkan doamu.” (HR. Muslim)

6. Merendahkan suara di saat berdoa. Rasulullah SAW bersabda: “Wahai sekalian manusia, kasihanilah diri kamu, karena sesungguhnya kamu tidak berdoa kepada yang tuli dan tidak pula ghaib, Sesungguhnya kamu berdoa (memohon) kepada yang Maha  Mendengar lagi Maha Dekat dan Dia selalu menyertai kamu.” (HR. Al Bukhari) 

7. Berkonsentrasi di saat berdoa. Rasulullah SAW bersabda: “Berdoalah kamu kepada Allah  sedangkan kamu dalam keadaan yakin dikabulkan, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. At-Tirmidzi dan dihasankan oleh Al-Albani) 

8. Tidak memaksa bersajak di dalam berdoa. Ibnu Abbas RA pernah berkata kepada Ikrimah: “lihatlah sajak dari doamu, lalu hindarilah ia, kerana sesungguhnya aku memperhatikan Rasulullah SAW dan para sahabatnya tidak melakukan hal tersebut.” (HR. Al-Bukhari) 

Wah…wah...wah... ternyata berdoapun ada tuntunannya ya. Dan, tentu saja semua itu untuk kemaslahatan kaum muslimin. Semoga bermanfaat dan dapat dipraktekkan dalam keseharian kita ^______^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar